History

SEJARAH SINGKAT TEKNIK PERTANIAN UNSOED

Program Studi Teknik Pertanian (PS TEP) didirikan pada tahun 2000 berdasarkan SK Rektor Unsoed dan pada tahun 2001 memperoleh izin pendirian dari Dirjen Pendidikan Tinggi. PS TEP dipimpin oleh Ketua Program Studi (KPS). Sejak tahun 2006 sampai sekarang, PS TEP telah terakreditasi BAN-PT dengan nilai B (Baik).

 

KPS TEP sejak 2000 – sekarang, yaitu:

  • 2000-2004: Ir. Agus Margiwiyatno, M.S., Ph.D.,
  • 2004-2008: Dr. Ir. Wiludjeng Trisasiwi, M.P.
  • 2008-2012: Ropiudin, S.TP., M.Si.
  • 2012-2016: Ropiudin, S.TP., M.Si.
  • 2016-saat ini: Krissandi Wijaya, S.TP., M.Agr., Ph.D.

 

PS TEP Unsoed banyak memiliki prestasi baik secara kelembagaan, dosen, maupun mahasiwa, antara lain:

  1. Prestasi kelembagaan yang diperoleh yaitu:
  • Hibah PKPP Unsoed tahun 2003
  • Hibah PHK A2 tahun 2004
  • Hibah PHKI tahun 2008-2010
  • Hibah Penyelenggaraan Konferensi Internasional tahun 2013
  • Ketua Program Studi Berprestasi Unsoed tahun 2013
  1. Prestasi Dosen yang diperoleh yaitu:
  • Hibah Pembelajaran: Teaching Grant E-Learning, Teaching Grant SCL, dan lain-lain.
  • Hibah Penelitian Kompetitif: Rispro LPDP, Insentif Teknologi yang Dimanfaatkan di Industri, Insentif Ristek, KKP3N, Stranas, Hibah penelitian kerjasama internasional, Hibah bersaing, Penelitian Unggulan, dan lain-lain.
  • Hibah Pengabdian Kompetitif: Insentif Ristek Difusi, Hi-Link, KKN PPM, IbIKK, IbM, dan lain-lain.
  1. Prestasi Mahasiswa yang diperoleh yaitu:
  • Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Dikti seluruhnya diperoleh oleh mahasiwa PS TEP, dan mendapatkan Medali Perak pada tahun 2011 dan 2012. Selain itu, perolehan PKM mahasiwa PS TEP tertinggi di Unsoed pada tahun 2014, 2015, dan 2016.
  • Perolehan prestasi akademik maupun non-akademik lainnya.

Sampai saat ini PS TEP telah dan sedang menjalin kerjasama dengan banyak pihak, nasional (perguruan tinggi dan industri) dan internasional (perguruan tinggi), antara lain

  1. Kerjasama nasional meliputi: (1) Koperasi KOSPARA Banjarnegara, (2) Bapeda banjar negara, (3) Fakultas Pertanian UNSOED dengan Kementrian PUPR (Lab. TPPBL-TEP menjadi pelaksana utama kegiatan), (4) Dinas Perindustrian perdagangan dan Koperasi Kabupaten Banyumas, (5) Politeknik Negeri Cilacap, (6) Politeknik Negeri Banjar Negara, (7) UKM Bioetanol Desa Cipete, Kecamatan Cilongok Kab. Banyumas, (8) Desa Adiraja Kecamtan Adipala Kab. Cilacap, (9) Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, IPB, (10) Perhimpunan Teknik Pertanian Indonesia (Perteta) Pusat, (11) Universitas Muria Kudus, dan (12) PT Bina Pertiwi.
  2. Kerjasama internasional meliputi: (1) Institute of Technology Petronas, (2) Virginia University (Prof. Yanwang), (3) Ehime University Japan ( Ueno), (4) Tokyo University of Agricultural and Technology (Prof. Oikawa), (5) Lab. of Bio-Enviromental and Control Engineering (TPPBL)-TEP, Jenderal Soedirman University (UNSOED) and Lab. Soil Physics and Soil Hidrology, The University of Tokyo (UTOKYO), Japan, (6) Jenderal Soedirman University (UNSOED) and Ibaraki University (IU), Japan (TEP menjadi salah satu PIC/beneficiary kerjasama), (7) Newcastle University, UK, dan (8) Georg-August-Universitat Gottingen.
Advertisement